Perpisahan di pintu kelas, dan apa yang membantu
Tim pengajar KYZN

Dua menit tersulit di pagi preschool bukan di dalam kelas. Dua menit itu ada di ambang pintu.
Singkat lebih baik hati daripada lembut
Pamitan yang panjang bukan pamitan yang lebih lembut, melainkan yang lebih lama. Tiap kali kembali ke pintu, momennya diulang dari nol, dan anak harus mengerjakan bagian tersulitnya lagi dari awal.
Satu pelukan, satu kalimat yang menyebut kapan Anda kembali, lalu keluar. Kalimatnya lebih penting daripada pelukannya: “setelah camilan” atau “setelah main di kebun” berarti sesuatu bagi anak tiga tahun. “Nanti” tidak.
Serahkan ke gurunya, bukan ke ruangannya
Menuntun anak yang menangis ke rak lalu berharap dia tertarik jarang berhasil. Menyerahkannya ke orang dewasa yang sudah menunggu, dan yang menyebut namanya, hampir selalu berhasil.
Sembilan dari sepuluh kali, tangisnya berhenti sebelum lift Anda datang. Kalau tidak, kami akan bilang.
Kalau berlanjut lebih lama
- Minta foto jam sepuluh. Kebanyakan keluarga berhenti membutuhkannya setelah sepekan.
- Jaga agar orang yang mengantar tetap sama selama dua pekan.
- Ceritakan pagi di rumah seperti apa. Itu biasanya separuh gambaran yang berguna.



